Mengapa Pria Lebih Cepat Orgasme Dibandingkan Wanita?

cepat orgasme
pria cepat orgasme
©Freepik

Sering kali menjadi pertanyaan mengapa pria lebih cepat orgasme dibandingkan wanita? Apa penyebabnya? Simak artikel ini!

Layaknya dinamika sebuah hubungan asmara, klimaks saat berhubungan seksual juga bukan sesuatu yang dapat diprediksi. Beberapa wanita mengeluhkan pasangannya lebih mudah mengalami orgasme atau mencapai klimaks, dibandingkan dirinya. Mengapa?

Pada umumnya, wanita membutuhkan waktu 10 sampai 20 menit untuk satu kali orgasme setelah hubungan seksual dimulai, sedangkan klimaks pada pria bisa dicapai hanya dalam waktu 2 sampai 10 menit. Ditambah lagi, hanya sekitar 25 persen wanita yang bisa mencapai klimaks sementara lebih dari 90 persen pria selalu mencapai klimaks setiap kali berhubungan seks.

klinik lelaki

Penyebab Pria Lebih Cepat orgasme

Orgasme merupakan puncak kenikmatan ketika hubungan intim sedang berlangsung. Pria dan wanita memiliki rentan waktu orgasme berbeda-beda, umumnya pria lebih mudah untuk mencapai puncak kenikmatan tersebut. Dilansir dari hellosehat, ini Penyebab pria lebih mudah klimaks.

Tubuh Pria dan Wanita Dirancang Berbeda 

Pada dasarnya, mekanisme mencapai klimaks pada pria dan wanita sama, yaitu aliran darah dari jantung menuju ke organ intim, penis ereksi bagi laki-laki, dan klitoris ereksi bagi wanita. Namun untuk mencapainya diperlukan usaha yang berbeda. Pada pria, pedal seksual ini lebih sensitif sementara remnya kurang sensitif.

Orgasme pada pria yang lebih mudah umumnya didasari oleh hipersensitivitas dari rangsangan seksual yang terlalu intens. Itu sebabnya selama pria bisa ereksi, beberapa menit rangsangan seksual akan berujung pada klimaks dan ejakulasi.  Kebalikannya dengan wanita. Karena rem seksual pada wanita bekerja lebih sensitif, wanita perlu rangsangan yang sedikit lebih lama dan telaten sebelum mereka dapat mulai bergairah.

Orgasme Pada Pria Didorong Oleh Insting Naluriah

Alih-alih didorong oleh biologi, orgasme pada pria secara tidak sadar dijadikan sebagai patokan penting dari apa yang seharusnya ada dan terjadi di suatu aktivitas seksual untuk menandakan kontak seksual itu berhasil dan memuaskan. Sederhananya, klimaks pada pria wajib diutamakan agar sesi bercinta itu bisa dibilang sukses sedangkan aktivitas seksual yang bertujuan untuk menghasilkan klimaks pada wanita dianggap sebagai foreplay atau “bonus tambahan”.

Referensi:
Hellosehat.com

Tinggalkan Balasan