Mekanisme Proses Ejakulasi yang Terjadi Pada Pria

proses ejakulasi

Ejakulasi merupakan puncak rangkaian yang terjadi ketika berhubungan intim berlangsung. Namun, tahukah Anda terdapat beberapa tahapan atau proses yang harus dilewati ketika Anda akan ejakulasi. Apa saja tahapannya? Simak artikel ini hingga selesai.

Ejakulasi merupakan hal yang paling dinanti bagi pria ketika berhubungan intim. Ketika pria sudah menggapai ejakulasi atau orgasme, tentunya membuat perasaan lebih menyenangkan berkat hormon endorfin yang dikeluarkan oleh otak ketika ejakulasi.

Nah, untuk mencapai puncak kenikmatan ini terdapat beberapa proses ejakulasi yang membuat sperma keluar. Agar lebih mengerti apa saja tahapan atau proses yang terjadi berikut ini Klinik Lelaki memaparkan proses lengkapnya.

Proses Ejakulasi Terjadi Sehingga Mengeluarkan Sperma

Ketika kegiatan bercinta berlangsung, selain untuk membuat keintiman lebih erat dengan istri pria juga mengharapkan menggapai ejakulasi. Ejakulasi merupakan mekanisme yang memiliki beberapa proses, berikut penjelasannya.

1. Stimulasi

Proses pertama yang akan dilalui ketika Anda menggapai ejakulasi yaitu stimulasi seksual. Stimulasi ini bisa dari dua hal penglihatan dan rangsangan secara langsung pada organ sensitif pria.

Ketika tahapan ini berlangsung biasanya akan ditandai dengan keluarnya cairan bening pada penis atau Cairan pre-ejakulasi. Umumnya cairan ini tidak mengandung sperma akan tetapi tidak menutup kemungkinan sperma yang tersisa terbawa oleh cairan pre-ejakulasi

2. Ejakulasi

Setelah proses stimulasi selesai maka proses selanjutnya adalah ejakulasi. Ketika proses ini sedang berlangsung akan ditandai dengan keluarnya cairan sperma. Sperma ini diproduksi oleh testis dan ketika puncak klimaks sudah didapatkan maka cairan sperma ini akan dikeluarkan.

Sperma yang keluar dari penis bercampur bersamaan dengan cairan lain yang diproses oleh vesikula seminalis. Vesika seminalis memproduksi cairan berwarna kuning kaya dengan fruktosa dan substansi lainnya yang mengisi 70% kandungan air mani.

3. Refrakter

Proses terakhir adalah ketika Anda selesai melakukan ejakulasi, proses ini disebut dengan masa refrakter. Ketika Anda memasuki masa ini maka penis sudah tidak akan ereksi kembali, Untuk masa refrakter pada setiap berbeda-beda atau bervariasi.

Umumnya pria yang sudah berumur masa refrakter-nya yang terbilang lama sehingga sulit untuk melakukan ereksi kembali. Berbeda dengan pria muda biasanya terbilang cepat dalam melalui proses ini sehingga akan lebih mudah untuk ereksi kembali.

Untuk mendapatkan puncak kenikmatan pria harus melalu beberapa proses ejakulasi sedemikian rupa mulai dari stimulasi hingga masa refrakter. Semoga dengan informasi di atas bisa menjadi tambahan wawasan baru bagi Anda.

Referensi:
Klikdokter.com

Ilustrasi gambar by Freepik

Tinggalkan Balasan