Mengatasi Impoten Dengan Terapi Shockwave

Impotensi & Ejakulasi Dini, Klinik Lelaki

Tentu mengatasi impoten dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan terapi yang disebut Low-Intensity Extracorporeal Shockwave Therapy (LI-ESWT).

Impoten atau disfungsi ereksi adalah suatu gangguan yang dimana tidak mampunya mempertahankan ereksi pada penis.

Pada umumnya impotensi disebabkan oleh dua faktor. Faktor fisik contohnya seperti penyakit diabetes, obesitas, hipertensi, dan jantung. Dan juga faktor psikologi contohnya seperti stress, cemas, tertekan, dan ketakutan.

Jika selama ini dalam pengobatan impotensi lebih populer dengan golongan PDE-5 inhibitor seperti sildenafil. Tapi kali ini ada juga terapi shockwave atau bisa disebut juga Low-Intensity Extracorporeal Shockwave Therapi (LI-ESWT). Yang menggunakan gelombang elektromagnetik yang berkekuatan 100 bar yang diarahkan pada 5 titik di pangkal dan penis.

Apa itu terapi shockwave pada Impoten?

Adalah metode yang sudah lama digunakan untuk mengobati beberapa jenis penyakit tanpa operasi. Biasanya terapi shockwave ini ditawarkan pada pasien yang menderita nyeri kronis, batu ginjal, tendinitis. dan yang belakangan ini bisa untuk mengatasi impoten.

Tentu anda tidak usah khawatir, sebab terapi sockwave ini menggunakan gelombang akustik yang dihasilkan oleh getaran dengan skala yang cukup rendah, dan tidak akan merasa kesakitan saat menjalani proses terapi ini.

Manfaat terapi shockwave

Manfaat dari terapi shockwave ini baru terasa setelah 9 minggu selama menjalani terapi, namun efeknya bisa bertahan hingga 2 tahun sampai seumur hidup. Tapi tergantung dengan pola hidup, gaya hidup, dan istirahat yang baik.

Bahkan ada manfaat jangka pendeknya dari terapi shockwave ini mampu melebarkan pembuluh darah pada penis sehingga dapat menampung banyak darah agar bisa ereksi dengan keras.

Perbedaannya dengan jenis pengobatan lainnya

Jika dibandingkan dengan obat impoten lain seperti contohnya minum obat kuat (viagra, cialis), implan penis, suntik, terapi shockwave ini bisa lebih unggul. Karena, sekalinya anda mengikuti terapi shockwave ini anda bisa merasakan efek jangka panjang sedangkan dengan menggunakan obat kuat atau suntik, ereksi akan bertahan selama beberapa saat.

Sementara itu terapi shockwave ini mampu meningkatkan kekuatan penis untuk mencapai ereksi. Karena cara kerja terapi shockwave ini langsung menuju pada masalah yang sangat spesifik yaitu melancarkan aliran darah menuju penis.

Atau anda juga bisa dengan berkonsultasi dengan dokter profesional di kliniklelaki.com melalui nomer telpon hotline yang tertera pada halaman depan situs ini.

Sumber :

Wikipedia

mayoclinic.org

Gagah Kembali dalam 3 Hari Saja!

Jika Anda mengalami penyakit Impotensi atau Ejakulasi Dini segerakan Konsultasi dengan Dokter yang sudah berpengalaman hanya di Klinik Lelaki GRATIS.

Impoten Tidak Selalu Karena Usia lanjut

impoten usia lanjut

Banyak yang berpikir bahwa kejadian disfungsi ereksi atau impoten adalah karena pria sudah mengalami penuaan. Padahal sebenarnya menurut survey lebih lanjut.

Impoten Usia Lanjut.

Hal itu tidak selalu benar, Pada kenyataannya, mayoritas pria dengan masalah impoten yang datang dan berkonsultasi ke Klinik Lelaki adalah pria dengan usia rata-rata 40 hingga 50 tahun, bagaimana hal tersebut bisa terjadi?

Impoten Usia Lanjut menurut Survey

Menurut survey yang dilakukan oleh National Institutes of Health (NIH) di Amerika Serikat, bahwa impoten tidak selalu berkaitan dengan masalah penuaan pada pria. Hal tersebut dibuktikan. Bahwa angka kejadian masalah impotensi ini terungkap hanya 4% pria pada usia 40 an dan 17% pada pria di usia 50 an yang mengalami masalah impotensi.
Lalu bagaimana bila angka tersebut lebih tinggi dari survey yang dilakukan oleh badan kesehatan nasional di Amerika tersebut?.
Jawabannya kemungkinan ada penyebab dasar organik atau penyakit serta faktor risiko mayor, yang memungkinkan terjadinya demikian.
Salah satunya adalah mungkin penyakit kencing manis atau diabetes, rokok, kegemukan, dan sebagainya.
Penyakit metabolik seperti salah satunya Diabetes adalah, bisa jadi pencetus utama dari masalah impoten pada pria muda. Untuk itu pemeriksaan gula darah sebagai skrining untuk menyingkirkan kadar gula darah tinggi. Hal itu bisa menjadi kunci untuk membantu menegakkan  diagnosis impotensi pada usia muda.
Ya usia bukan masalah utama terjadinya masalah impoten, untuk itu dokter-dokter kami sangat menyarankan untuk berpola hidup sehat. Kurangi atau bahkan hentikan kebiasaan rokok, makan makanan yang rendah lemak jenuh. Serta kurangi stres dan perbanyak olahraga untuk meminimalisir risiko dari impotensi itu sendiri.
Untuk itu sebaiknya bila pada usia yang cenderung masih sangat muda terutama pada pria dibawah usia 40 tahun. Bilamana ditemui masalah dengan ereksi ada baiknya segera berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di bidangnya. Dalam hal ini dokter-dokter di Klinik Lelaki siap membantu Anda untuk menangani masalah ini pada pria muda.
Segera konsultasikan sebelum akhirnya ereksi yang melemah akan bertambah buruk, atau bahkan berpotensi untuk mati total alias tidak bisa ereksi sama sekali.